Jumat, 21 September 2012

HYPNOSIS

Fenomena hypnosis sebenarnya bukan barang baru dalam budaya Indonesia. Kekayaan budaya masyarakat Indonesia telah lama mengenal dan memanfaatkan fenomena hipnosis dalam keseharian hidup mereka. Buku ini dibuat, sebagai sebuah upaya penggalian kekayaan bangsa Indonesia yang telah lama mengenal dan memanfaatkan eksplorasi pikiran bawah sadar dimana kita telah melupakannya, bahkan menganggapnya sebagai ilmu hitam atau jahat karna proses ritualnya dianggap menyimpang dari tatanan beragama dan telah beralih berkiblat pada ilmu hipnosis dunia barat. Dalam pengalaman saya selama beberapa tahun di dunia hipnosis, justru saya sering menemui kasus – kasus yang memang tidak bisa lepas dari spiritualitas budaya Indonesia. Kebetulan domisili saya di sentra budaya jawa yaitu Jogja dan Solo, saya banyak menemui kasus – kasus dimana permasalahan psikis bahkan fisik klien sering dikait – kaitkan dengan budaya yang mereka percayai. Sebagai seorang professional tentunya saya tidak akan terjebak dengan istilah dukun atau paranormal, sementara kesan sebagian masyarakat masih menganggap seorang yang memiliki kemampuan ekplorasi bawah sadar sama dengan seorang yang mampu melihat dimensi-dimensi alam lain. Apapun istilah yang diberikan kepada saya, sebagai “orang jawa” yang memiliki tradisi-tradisi spiritual sejak lama, melihat celah bahwa hipnosis akan menjadi sempurna ketika dua sudut pandang modern dan tradisional menjadi satu. Tentunya dengan mengakar pada etnik budaya setempat. Masyarakat Indonesia, memiliki nilai spiritualitas budaya yang cukup tinggi, seiring dengan tingginya sugestifitas mereka dengan hal – hal yang berkaitan dengan spiritualitas mereka. Nilai ‘rasa’ bangsa Indonesia cukup tinggi untuk sensitif dengan hal – hal yang menyentuh spiritual. Walaupun disini saya tidak hanya membatasi pada wilayah budaya saja, namun pada sesuatu yang mereka percayai dan yakini. Saya sering, menyentuh sisi spiritualitas klien dengan menyesali segala dosa kepada Tuhan. Memohon ampunanNya, dan memohon pertolonganNya, sehingga klien menjadi lebih lega karena telah melepas semua bebannya, dan menjadi merasa lebih kuat, tegar dan percaya diri pada apa yang harus dilakukannya, karena keyakinan dan kepercayaan pada Tuhan, Dzat yang Maha Kuasa diatas dirinya yang akan menolongnya. Sebenarnya, hal itu hampir sama ketika ada seorang klien yang merasa sakit karena merasa ada sesuatu di luar dirinya yang telah mengganggunya karena klien merasa ada kekuatan gaib dalam dirinya (terlepas benar tidaknya). Ada seorang klien, yang merasa lemah, sakit dan stres, namun entah bagaimana, hanya dengan mensugesti dengan pendekatan spiritualitas yang sesuai dengan keyakinannya, ternyata klien menjadi lebih kuat, lebih sehat bahkan lebih tenang dan bahagia. Hipnosis adalah seni mempengaruhi dengan memanfaatkan sugestifitas klien. Padahal sebenarnya bangsa Indonesia memiliki sugestifitas yang lebih tinggi lagi dibanding bangsa barat yang lebih mengedepankan rasio dan logika. Dan hal tersebut dapat dilakukan, sepanjang seorang terapist dapat mengetahui titik sugestifitasnya. Yaitu salah satunya dari keyakinan spiritual yang dimilikinya. Seorang klien, akan lebih mudah masuk dalam kondisi trance dan hanyut dalam emosi yang kita inginkan ketika masuk dalam wilayah rasa dan spiritual yang kental dengan sosial budaya mereka. Dalam penanganan yang sering saya lakukan, ternyata pendekatan KeTuhananlah yang sangat sesuai untuk menghadapi kasus – kasus klien. Seorang klien ketika dihadapkan pada Tuhan, pastinya ia akan menganggap bahwa Dia adalah Dzat yang Maha Kuasa dibandingkan dzat – dzat yang lain. Dan luar biasanya, seorang klien yang memiliki sugestifitas yang tinggi ketika disentuh dengan nilai KeTuhanan, justru dapat membangun dirinya untuk menjadi lebih baik, lebih tegar, lebih termotivasi, lebih sehat, dan lain sebagainya. Sama halnya, dengan nilai keTuhanan jugalah yang membuat klien merasa aman dari gangguan dzat atau makhluk lain di luar dirinya (baik makhluk gaib atau manusia jahat di sekitarnya). Sehingga klien akan tetap merasa aman, merasa sehat dan merasa tenang. Sebagai contoh, klien menjadi merasa aman dari gangguan sesuatu yang jahat, seperti sihir, gendam, pelet, teluh ataupun dari kekhawatiran perampok, pengkhianat dan lain sebagainya. Buku ini dibuat, sebagai sebuah upaya penggalian kekayaan bangsa Indonesia yang telah lama mengenal dan memanfaatkan eksplorasi pikiran bawah sadar sejak lama dan telah beralih berkiblat pada ilmu hipnosis dunia barat. Padahal pada beberapa teknik atau skrip sugesti yang ditawarkan oleh hipnosis barat ada yang kurang pas dengan budaya bangsa Indonesia. Sehingga dalam perjalanan di dunia hipnosis, saya mencoba mengembangkan dan menyesuaikan dengan etnik budaya bangsa Indonesia. Dalam buku ini, saya tidak akan menggiring pembaca untuk memilih atau membedakan antara yang baik atau buruk, yang hitam atau putih antara hipnosis dari budaya kita yang sering disebut hipnosis tradisional atau hipnosis timur atau hipnosis dari barat yang sering disebut hipnosis modern. Namun melalui buku ini, kita dapat lebih mengenal kehebatan kekayaan budaya Indonesia, yang telah menggali dan mengeksplorasi pikiran bawah sadar (sub conscious) disamping kita dapat menjelaskan dan memaparkan hipnosis modern, yang nantinya praktisi dapat memadukan minimal memahami kedua aliran hipnosis tersebut dengan tujuan yang utama yaitu untuk kebaikan manusia. Karena memang hipnosis adalah sebuah seni, namun yang lebih utama adalah untuk kesembuhan dan kebaikan klien. Dengan rendah hati saya persembahkan.... The Art of Hypnosis, sebuah kolaborasi hipnosis barat dan timur Semoga bermanfaat. Salam Hisyam A Fachri

My job

Minggu, 09 September 2012

Super Brain Power

SUPER BRAIN POWER adalah sebuah komunitas yang bergerak dibidang ilmu Hypnosis yang ada di kota Semarang. Keberadaannya sebenarnya sudah hampir 4 tahun, namun secara resmi terbentuk awal tahun 2010. Keberadaan SUPER BRAIN POWER diawali dari keprihatinan kami terhadap pandangan banyak orang tentang pengertian Hypnosis, kebanyakan orang menilai bahwa hypnosis itu negative dan cenderung merugikan. Hal tersebut dikarenakan selama ini masyarakat disuguhi tayangan hypnosis dengan format yang mempermalukan korban hypnosis (dalam hal ini disebut STAGE HYPNOSIS). Padahal itu hanya sebagian kecil saja dari aplikasi Hypnosis, sedangkan untuk hal yang positif sebenarnya banyak sekali manfaatnya. Contoh Hypnotherapi, mampu digunakan sebagai sarana penyembuhan/ pengobatan seperti : menghilangkan ketergantungan rokok, menghilangkan phobia, insomnia, trauma, pembentukkan tubuh ideal, memberikan motivasi bekerja atau motivasi belajar kepada pelajar agar lebih bersemangat dalam bekerja atau belajar. Forensic Hypnosis, mampu digunakan untuk mengorek informasi dari seseorang, sehingga orang tersebut akan berkata jujur tentang apa yang sudah dilakukannya, karena pada dasarnya bawah sadar tidak pernah merekayasa apa yang sudah dilakukan. SUPER BRAIN POWER juga memberikan pelatihan kepada semua yang berminat menguasai ilmu Hypnosis, dalam 2 kali pertemuan peserta dipastikan mampu menguasai basic hypnosis, tanpa harus melakukan ritual2 khusus yang bersifat mistis. Kehadiran SUPER BRAIN POWER diharapkan mampu memberikan informasi kepada masyarakat tentang Hypnosis secara benar

Rabu, 19 Oktober 2011

Tak Mau Seperti Briptu Norman, Serda Andang Ciptakan Lagu TNI Selasa, 04 Oktober 2011 20:22:00
Serda Kav Andang Sangaji. (Foto: Chandra AN) SEMARANG (KRjogja.com) - Penerus Briptu Norman Kamaru kini muncul dari Yon Kavaleri 2/Tank Ambarawa. Seorang prajurit TNI AD Serda Andang Sangaji mulai tenar mencipta dan menyanyikan lagu kisahnya sebagai prajurit TNI AD. Tidak ada niatan untuk mencari ketenaran agar mengikuti jejak Briptu Noorman Kamaru dengan 'Chaiya Chaiya'nya, melainkan melanjutkan hobi sejak SMA yang gemar mencipta dan menyanyikan lagu lagunya. Prajurit berusia 22 tahun ini mengaku mencipta lagu berjudul 'Prajurit TNI' ini karena perasaan bangga dan cintanya menjadi tentara. Dalam lagunya diungkapkan tekad pengabdiannya hanya untuk mengabdi pada nusa dan bangsa. Dalam perjalanan 3 tahun menjadi prajurit TNI AD di Batalyon Kavaleri Tank, dia telah mencipta 10 lagu yang kesemuanya menceritakan pengalamannya menjadi tentara, baik tekadnya mengabdi pada bangsa dan negara, maupun perasaan cinta terhadap gadis pujaan. Meski bertema cinta (roman) namun Andang tak meninggalkan sikapnya sebagai prajurit yang mengutamakan tugas negara. Berulang-ulang teman-temannya menghendaki lagu-lagu Andang diunggah ke Youtube, namun dia mencegahnya karena khawatir akan berdampak kurang baik bagi dirinya. Bisa saja lagu tersebut akan hit dan menyebabkan dirinya bernasib seperti Norman Kamaru. Karena kreatifitasnya tersebut, Serda Andang Sangaji pun mencipta Hymne Yonkav 3/Tank Ambarawa. Lagu yang belum pernah ada dalam sejarah satuannya. "Saya didukung penuh oleh Danyon Kavaleri 2/Tank Ambarawa Letkol Kav Dicky AM untuk membuat lagu Hymne dan akan menjadi persembahan khusus dari saya di ulang tahun Ke-66 TNI", ungkap Serda Andang, Selasa (4/10). Total ada 4 lagu tentang TNI yang diciptanya yaitu 'Prajurit TNI', 'Indonesiaku', 'Satria Bangsa' dan 'Pembela Bangsa'. Semua merupakan hasil olah cipta dari saat dia masuk pendidikan hingga sekarang hidup di asrama 'Turangga Cetta'. "Murni apa yang saya lakukan adalah sebagai ungkapan perasaan saya setelah menjadi prajurit TNI AD. Saya ingin mengangkat citra TNI melalui kemampuan saya. Sudah ada rumah produksi yang merekam lagu saya. Sekarang ini saya masih membuat rekaman kasarnya. Semua berkat dorongan bapak Panglima Kodam IV Mayjen Mulhim Asyrof dan Komandan Yonkav 2 / Tank" ungkap Andang Sangaji. Peluang tenar sebagai pencipta lagu dan penyanyi bakal terbentang luas di hadapan lulusan MAN Semarang 1 dan pernah tinggal di Jogjakarta saat duduk di bangku MTS Negeri Yogyakarta 1 ini. Akankah dia mengikuti jejak Briptu Noorman Kamaro ? ternyata dijawabnya tidak. "Kalau saya mau tenar, saya akan mengunggahnya ke Youtube, tapi karena alasan lain, maka saya tidak mengijinkan rekan-rekan mengunggahnya", ujarnya Meski 6 lagu tema cintanya sudah dilirik produser, namun Andang bersikukuh lagu-lagunya merupakan persembahannya kepada satuannya dan TNI AD. Dia khawatir bila kemudian akan keluar dari konteks kehidupannya dalam lingkungan kesatrian. Bila kelak tenar pun, Andang bertekad tak akan menanggalkan seragamnya dan memilih menjadi artis. "Meski saya seorang sersan, namun saya tetap bangga dengan baju kebesaran saya sebagai prajurit TNI AD. Saya tetap mengutamakan kedinasan, karena menyanyi adalah hobi saja", katanya. Selain menyanyi, ternyata Serda Andang juga atlet bulu tangkis. Saat duduk di bangku Sekolah Menengah Atas, Andang pernah masuk dalam 8 Besar Japan Open 2007 dan masuk pendidikan bulutangkis di PB Djarum Kudus 2009. (Cha) www.krjogja.com/news/detail/102820/TakMauSepertiBriptuNormanSerdaAndangCiptakanLaguTNIhtml.


"INI TRICK BUKAN MAGIC"  on  Semarang TV


Ibu...


Seorang ibu terduduk di kursi rodanya suatu sore disebuah taman, ditemani anak laki-lakinya yang sudah berkeluarga dan mapan...

Sang ibu bertanya, "itu apa yang hinggap dipohon?"
"Itu burung merpati ma", jawab anaknya sopan.

Tak lama kemudian sang ibu bertanya kembali, "itu yang warna putih burung apa?"
Sedikit kesal anaknya menjawab, "yaa merpati maa!!"

Kemudian sang ibu kembali bertanya, "lantas itu burung apa?" sang ibu menunjuk kembali burung merpati yang sedang terbang.

Dengan nada kesal si anak menjawab, "yaa merpati maa, kan sama saja!!! emangnya mama ga liat???"

Air menetes dari sudut mata sang ibu, sambil berkata lirih, "Dulu....36 tahun yang lalu, aku memangku kamu dan menjawab pertanyaan yang sama untukmu sebanyak 10 kali tanpa rasa kesal atau jengkel...sedangkan saat ini, aku hanya bertanya 3 kali, tapi kau membentakku 2 kali....

Si anak terdiam dan memeluk ibunya....


Pernahkan kita memikirkan apa yang telah di ajarkan oleh seorang ibu kepada kita??
Sayangilah ibumu dengan sungguh-sungguh, karena surga ada dibawah telapak kaki ibu...

Mohon ampun jika kita pernah menyakiti hati ibu kita..

Pernah kita membantah ibu?? PERNAH!!!

Pernah kita cuekin ibu?? PERNAH!!!

Pernah kita berfikir apa yang dia pikirkan?? JARANG bahkan TIDAK PERNAH!!!

Sebenarnya apa yang dia pikirkan??  Dia TAKUT, Takut tidak bisa melihat kita tersenyum, menangis atau tertawa lagi...

Semua itu karena waktu beliau singkat...
Saat beliau menutup mata...tidak akan ada lagi cerewet sayaang, omelan sayaang....

Saat kita menangis memanggil beliau, apa yang beliau balas??
beliau hanya diam...
Tapi bayangannya slalu ada disamping kita dan berkata: 
"anakku...jangan menangis...ibu masih disini!! ibu slalu sayang kamu!!"

Sayangilah ibu sebelum waktunya habis....
karena aku sayaang ibu....